Hubungan Antara Melahirkan Terlalu Banyak dan Elastisitas Vagina

Melahirkan anak terlalu banyak hingga lebih dari 5 kali tidak hanya memberatkan dari segi finansial melainkan juga berbahaya dari sisi kesehatan. Dunia medis memprediksi ada sejumlah risiko yang mengintai jika hal ini dialami, mulai dari kekuatan rahim yang berkurang sehingga mengakibatkan pendarahan hingga plasenta previa yang menutupi jalan lahir bayi.

Menurut dr. Julita D L Nainggolan, SpOG dari Rumah Sakit Siloam Lippo Karawaci, kedua masalah tersebut tentu berbahaya karena bisa mengancam keselamatan nyawa. Disamping itu, kepuasaan dalam hubungan intim bisa saja berkurang karena melahirkan banyak anak juga berpengaruh terhadap elastisitas vagina.

“Seperti yang kita ketahui, vagina sejatinya memang organ yang memiliki elastisitas luar biasa. Di mana saat proses persalinan normal, organ ini dapat melebar untuk membuka jalan lahir bagi bayi dan kembali mengecil seiring waktu,”ungkapnya.

Meski elastis, bukan berarti kondisi vagina dapat kembali sedia kala seperti pra-melahirkan. “Memang senam kegel dapat membantu, tapi tentu saja tidak bisa mengembalikan elastisitas vagina sepenuhnya. Walau begitu saya tetap menyarankan untuk melakukan olahraga ini, apalagi bagi ibu yang sudah melahirkan banyak anak,” tambahnya.

Saran dokter Julita agar melakukan senam kegel bagi ibu yang sudah melahirkan banyak anak tentu bukan hanya untuk kepuasan berhubungan intim semata. Sebab ternyata senam kegel juga dapat digunakan untuk mencegah masalah lain seperti prolaps, yaitu  kondisi di mana otot dan sendi penyokong alat reporduksi melemah sehingga rahim dan kandung kemih turun. Akibat dari prolaps, terjadi inkonsistensi urine, dimana air seni dapat mengalir tanpa disadari. Misalnya saat tertawa atau menangis.

Nah bila sudah mengetahui sejumlah risikonya, masihkah ingin melahirkan banyak anak?

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp